Lasso, Aplikasi Copy Paste Facebook untuk Menyaingi TikTok

Tertanindo – Setelah sukses menyaingi Snapchat dengan mengaplikasikan fitur yang sama di anak perusahaannya Instagram, kini Facebook kembali mencoba menyaingi “pendatang” baru yang telah sukses menggaet jutaan pengguna. Facebook kini mencoba untuk menyaingi aplikasi sensasional TikTok dengan meluncurkan aplikasi buatannya sendiri yang juga memiliki fungsi dan fitur yang sama. Aplikasi tersebut diberi nama Lasso, dan telah dapat diunduh melalui Playstore dan AppStore untuk perangkat Android dan iOS.

Lasso, Aplikasi Copy Paste Facebook untuk Menyaingi TikTok
Lasso, Aplikasi Copy Paste Facebook untuk Menyaingi TikTok

Meskipun dirilis dibawah nama Facebook, peluncuran Lasso tanpa perayaan dan peresmian formal yang ramai. Dilansir oleh TechCrunch, Lasso malah diluncurkan hanya dengan sebuah tweet dari pihak tim, tepatnya Product Manager untuk aplikasi saingan TikTok ini.

Diluncurkan secara tidak formal, pihak Facebook telah memberikan keterangan terhadap produk barunya. Menurut pihaknya, Lasso adalah aplikasi mandiri untuk membuat video entertainment pendek bertemakan komedi, kecantikan, fitnes, dan banyak lagi. Pihak Facebook juga menyatakan bahwa pihaknya juga melihat potensi terhadap aplikasi ini dan menunggu feedback dari pengguna dan creators.

Lasso, Versi Kurang Lengkap TikTok

Aplikasi Lasso dapat membuat video pendek dengan durasi maksimal 15 detik. Video tersebut bisa diedit dengan lagu-lagu populer, sehingga pengguna bisa merekam dirinya lipsync layaknya menggunakan aplikasi TikTok. Tidak seperti Instagram Story yang bisa mengunggah video yang telah disimpan sebelumnya, Lasso hanya bisa mengunggah video yang langsung direkam melalui aplikasinya. Terdapat pula feed dengan algoritme khusus yang bisa menampilkan rekomendasi video dan hashtag untuk menemukan koleksi video dengan tema tertentu.

Karena memang anak produk dari Facebook, maka pengguna juga bisa login menggunakan akun Instagram atau Facebook. Terdapat pula fitur untuk mengatur unggahan video Lasso yang secara otomatis juga muncul di Facebook. Integrasi unggahan Lasso ke Instagram sendiri akan diluncurkan dalam waktu terdekat.

Baca Juga: Fitur Terbaru Instastory, Unggah Beberapa Foto dan Video Sekaligus

Meskipun diluncurkan untuk menyaingi TikTok, Lasso memiliki fitur yang lebih sedikit. Lasso tidak memiliki filter-filter dan efek AR, hanya efek slow motion dan fast forward. Dilihat dari fitur dan tampilannya, Lasso memang sudah dibuat dengan baik, menyesuaikan target penggunanya yang rata-rata anak muda.

Sayangnya, Facebook yang terang-terangan menduplikasi fitur TikTok dalam Lasso cukup mendapat respon negatif dari netizen. Hal ini karena Lasso tidak menawarkan hal atau fitur baru sama sekali. Sehingga cukup dipertanyakan alasan mengapa pengguna harus memilih Lasso dibandingkan dengan TikTok.

Tampilan Lasso, Aplikasi Facebook Saingan Tiktok
Tampilan Lasso, Aplikasi Facebook Saingan Tiktok

Copy Paste ala Facebook

Gelagat Facebook untuk mencoba menyaingi aplikasi-aplikasi sensasional memang sudah tidak mengherankan lagi. Melihat pertumbuhan Instagram yang pesat, Facebook pada akhirnya membeli aplikasi tersebut. Seperti yang Anda ketahui sekarang, Instagram pun juga didapuk menjadi pesaing Snapchat. Dijejali dengan fitur baru Instagram Story dan iklan ala Facebook, Instagram bisa dibilang telah sukses merebut pengguna-pengguna Snapchat.

Tidak hanya Instagram saja, WhatsApp, sebuah aplikasi chatting yang begitu populer di seluruh kalangan usia dunia pun sekarang telah dimiliki oleh Facebook. Meski belum (berhasil) dijejali dengan fitur “khas Facebook” yakni iklan, WhatsApp sudah mulai dipasang fitur yang sama dengan fitur Facebook seperti WhatsApp Story.

Baca Juga: Fitur Terbaru WhatsApp: Group Video Call dan Stiker

Melihat hal tersebut, apakah Lasso akan dapat sukses menyaingi, bahkan unggul dari TikTok layaknya Instagram sukses merebut pengguna Snapchat? Mari kita lihat perkembangan aplikasi ini, mengingat Lasso untuk sementara hanya bisa diunduh oleh pengguna Amerika Serikat.