Pentingnya Online Channel Management di Era Digital Saat Ini

Online Channel Management – Kini, membangun bisnis lebih mudah dengan adanya situs jual beli online baik dengan e-caommernce mapun marketplace. Pelaku usaha yang tidak memiliki modal yang cukup untuk membuka toko online, maka dapat memanfaatkan marketplace sebagai media marketing saat ini. Tidak hanya mengurangi biaya operasional perusahaan, marketplace juga dapat memperluas pangsa pasar.

Pentingnya Online Channel Management

Belanja daring adalah kegiatan membeli barang dan jasa melalui internet. Perkembangan belanja online ini berawal sejak 1979. Kala itu, Michael Aldrich dari Redifon Computers menghubungkan televisi berwarna dengan computer yang dapat menghasilkan proses transaksi  real time. Setahun kemudian, ia mulai menjual sistem belanja online tersebut ke seluruh penjuru Inggris. Tahun-tahun selanjutnya, situs belanja online mulai bermunculan seperti Netscafe, Amazon, dan eBay.

Baca Juga : Facebook Analytics, Pantauan Analisa Facebook Telah Hadir dalam Genggaman

Dalam perkembangannnya, belanja daring memunculkan berbagai jenis situs yang menyediakan tempat untuk membuka toko online. Banyaknya jenis situs ini membuat masyarakat menggolongkannya menjadi tiga jenis situs jual beli online (Online Channel), yaitu online shop, marketplace dan e-commerce. Ketiga istilah memiliki banyak persamaan yang merujuk pada hal yang sama, yaitu situs toko online. Namun terdapat perbedaan yang jelas diantara ketiganya. Hal ini yang harus diperhatikan oleh Anda yang berniat membuka toko online.

Online shop atau toko online merupakan sistem jual beli online dimana pemilik usaha dapat melakukan interaksi langsung dengan konsumen. Konsumen dapat bertanya mengenai detail produk, seperti harga, ukuran, sisa stok, diskon yang mungkin didapat, bahkan melakukan tawar menawar. Komunikasi ini biasanya dilakukan melalui BBM, WhatsApp, ataupun Line. Online shop ini biasanya berdiri pada platform social media tertentu, seperti Facebook dan Instagram.

Marketplace merupakan model bisnis menggunakan media website dimana situs tersebut tidak hanya membantu mempromosikan barang dagangan, tapi juga memfasilitasi transaksi pembelian online menggunakan rekening bersama. Marketplace ini serupa dengan pasar yang sebenarnya dimana terdapat banyak toko yang menjual beragam produk, baik berupa barang maupun jasa. Namun, perbedaannya dengan pasar nyata adalah di marketplace ini tidak ada interaksi antara penjual dan pembeli serta tidak adanya proses tawar menawar.

E-commerce sendiri hampir sama dengan marketplace. Perbedaannya terletak pada jenis produk yang dijual. Jika website marketplace menjual berbagai produk dari beragam toko, maka e-commrece hanya menjual produk website itu sendiri. Mudahnya e-commerce hanya menyediakan satu jenis merchant, misalnya Zalora.com atau Berrybenka.com yang hanya menyediakan produk seputar dunia fashion saja. Situs e-commerce tidak membuka toko bagi jenis produk lain.

Selain dilihat dari kegiatan jual beli di dalam situsnya, toko online juga dapat dibedakan dari fasilitas yang ada di dalamnya. Iklan baris atau classifieds merupakan jenis situs belanja online yang hanya menjadi tempat bagi penjual dan pembeli bertemu. Situs ini tidak terlibat langsung dalam proses jual beli dan tidak menyediakan pula fasilitas untuk bertransaksi langsung. Situs yang termasuk jenis website jual beli paling sederhana ini adalah OLX.com dan Kaskus FJB (forum jual beli).

Kebalikan dari situs ini adalah situs dengan konsep Marketplace C2C. Situs ini menyediakan tempat bagi pengusaha untuk melakukan promosi dan menyediakan layanan metode pembayaran dari transaksi online. Perusahaan situs jual beli ini akan mendapatkan keuntungan dari sistem iklan premium dan adanya komisi dari jasa rekening pihak ketiga atau rekening bersama (Escrow). Perusahaan situs jual beli yang menerapkan system ini antara lain Tokomedia.com dan Lamido.com

Dengan memiliki toko online, perusahaan akan terlihat lebih professional dan terpercaya. Situs jual beli online, Blibli.com menerapkan persyaratan yang ketat bagi perusahaan yang ingin membuka toko disana. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesan yang lebih berkelas dan kepuasan bagi konsumen dengan kualitas produk yang baik. Dengan membuka toko di situs ini, produk Anda akan setara dengan produk dari brand besar yang memiliki nama di pasar local dan internasional.

Dengan membuat toko online di situs jual beli, bisnis akan lebih mudah terindeks oleh mesin pencari. Hal ini karena pegawai perusahaan situs jual beli akan membantu mengelola website online. Dengan begitu, ketika konsumen mengetikkan produk, maka situs jual beli akan langsung muncul pada halaman utama situs pencari (Search Engine Optimization). Lalu, konsumen akan diarahkan menuju toko online Anda.

Berbelanja menggunakan situs belanja online juga lebih aman karena menggunakan system rekening bersama. Rekening bersama atau rekening ketiga merupakan jembatan antara penjual dan pembeli. Maksudnya, ketika seseorang membeli barang dari situs belanja online (Online Channel) ia akan membayar ke rekening bersama, dan penjual tidak akan mendapatkan uang tersebut hingga pembeli menerima barang yang dibelinya. Cara ini akan membawa kepercayaan dan ketenangan bagi pembeli.

Situs jual beli juga menyediakan fasilitas notifikasi setiap ada produk yang laku. Dengan begitu, pengusaha dapat focus pada hal lain, sementra situs belanja online akan berusaha mempromosikan dan menjual produk Anda. Beberapa Online Channel juga rajin memberi pelatihan usaha online melalui tips dan trik berjualan online.

Situs jual beli online juga menyadikan fitur-fiur yang dapat membentu pemilik toko untuk mempromosikan produknya. Pertama adalah Promote Push. Fitur ini akan membuat produk perusahaan berada di halaman utama pencarian situs. Tersedia pula widget yang dapat menampilkan produk toko online Anda ke website lain.

Kedua adalah fitur yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan serta performa toko online, Premium Account. Dengan memiliki premium account, pemilik toko akan mendapatkan grafik transaksi, tabel rekap transaksi, informasi omzet, infentaris barang, skor performa dan badge yang dapat meningkatkan reputasi serta kepercayaan pelanggan.

Bersama dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap pola bisnis ini, meningkat pula pendapatan di sector jasa distribusi. Online Channel memberikan keuntungan untuk melakukan transaksi barang dan jasa tanpa hambatan waktu dan jarak. Dengan demikian, kemudahan dapat dirasakan oleh pengusaha dan pembeli.

Keberadaan toko online juga akan mengurangi biaya infrastruktur perusahaan yang berakibat pada penurunan harga produk. Dengan begitu, perusahaan dapat menawarkan harga yang lebih murah dibanding dengan toko konvensional. Ditambah dengan fitur ongkos kirim yang banyak terdapat di situs jual beli online.

Manfaat lain yang dapat langsung dirasakan adalah perluasan jangkauan dan pangsa pasar produk. Pengguna internet yang mencapai 112 juta penduduk Indonesia dapat menjadi target baru bagi produk perusahaan Anda. Kemudahan dan keuntungan yang didapatkan dari belanja online membuat mayarakat kini mulai beralih pada pembelanjaan dengan menggunakan situs online. Pengusaha dapat meraup keuntungan lebih dengan memanfaatkannya dengan baik. Ingin cara yang lebih mudah? Gunakan Jasa Online Channel Management!

Demikian informasi Pentingnya Online Channel Management di Era Digital Saat Ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita untuk meningkatkan penjualan dari masing-masing bisnis yang dijalankan.